Fiksi Pilihan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Selagi bumi masih berputar,
selagi pikiran masih
bergerak lincah,
dan masih memiliki
kehendak bebas,
kamu masih akan terus
berjumpa dengan kecewa.
Kecewa …
karena realita yang
tidak sesuai cita-cita
karena janji yang sudah
diingkari
karena cinta yang
berujung luka
karena hidup berjalan
tidak sesuai harapan.
Kamu kecewa pada
orang-orang di sekitarmu,
pada kehidupan,
pada keadaan,
bahkan pada Tuhan.
Jadi sampai pada titik
ini,
mestinya kamu telah
terbiasa dengan kecewa
dan memahaminya
sebaik-baiknya.
Karena tahukah kamu?
kecewa yang berlebihan dapat
menjelma menjadi selaput
yang menutup mata,
telinga dan pikiran
sehingga tidak mampu
merasakan lagi
berkah yang tersembunyi
yang biasanya ada di
balik peristiwa pahit yang kamu alami.
Jadi kecewa-lah
secukupnya.
Selagi bumi kita masih
berputar
kamu tidak bisa
menghilangkannya,
jadi sebaiknya belajarlah berteman dengannya.
----


Komentar