Fiksi Pilihan

Nada Tinggi Belum Tentu Marah

  Di ruang persiapan, tuan presiden dalam balutan batik kontemporer sekali lagi memandang naskah pidatonya dan memberi perhatian pada tanda-tanda baca warna-warni yang bertebaran di sepanjang naskah.

Malam Takbiran dan Pertigaan


 


Ada pertigaan di ujung jalan.
Sesampai di situ
konvoi malam takbiran akan berbelok ke kiri
umat peserta ibadah jalan salib akan berbelok ke kanan.
 
Gegap gempita penuh bahagia
dan renungan kisah sengsara
jadi dua sisi relief malam ini.
Nampak kontras,
tapi sungguh, keduanya berbicara hal yang sama:
kemenangan!
 
Sementara itu,
gerimis jatuh satu-satu
“mudah-mudahan tidak semakin deras,”
mungkin demikian doa mereka
yang melewati pertigaan di ujung jalan.



-------- 



Pertama kali tayang di Kompasiana

Ilustrasi gambar dari pixabay.com


Baca Juga Fiksi Keren lainnya:









.

Komentar