Postingan

Fiksi Pilihan

Nada Tinggi Belum Tentu Marah

  Di ruang persiapan, tuan presiden dalam balutan batik kontemporer sekali lagi memandang naskah pidatonya dan memberi perhatian pada tanda-tanda baca warna-warni yang bertebaran di sepanjang naskah.

Gelora Pagi

Bila Video Dewasa Nyasar di Grup

Purnama di Linimasa

Jangan Tarik Dirimu

Effizel

Manusia Bumi

Aku, Waktu, Kamu

Meditasi

Orang-orangan Sawah

Dasar Ndeso!

Warisan

Hujan Bulan Juni

Losari, 5.50 PM

April yang Tidak Pernah Tiba

Pelukis Langit: Kefanaan yang Indah